Hidayat Arsani Antar Langsung Kepulangan Kepala BNN
PANGKALPINANG – Ada pemandangan yang menyejukkan hati di tengah hiruk-pikuk jadwal kepemerintahan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penjabat Gubernur Hidayat Arsani, menunjukkan sisi manusiawi dan keramahtamahan khas Negeri Laskar Pelangi saat mengantar langsung kepulangan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menuju Jakarta. Bukan sekadar urusan formalitas antar-pejabat, momen ini terlihat lebih seperti pertemuan dua sahabat yang memiliki visi besar untuk keselamatan generasi muda.
Penghormatan untuk sang penjaga bangsa, sejak tiba di Bandara Depati Amir, Hidayat Arsani tampak berbincang akrab dengan Kepala BNN. Langkah ini dinilai banyak pihak sebagai bentuk penghormatan tinggi atas dedikasi BNN dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah kepulauan.
Kehadiran sang Gubernur di pintu keberangkatan memberikan pesan kuat bahwa: Kolaborasi adalah kunci, masalah narkoba tidak bisa diselesaikan hanya dengan surat menyurat, melainkan dengan ikatan batin antar-pemimpin. Adab yang utama, tradisi memuliakan tamu tetap dijunjung tinggi di tengah kesibukan birokrasi.
Dalam obrolan santai sebelum pesawat lepas landas, keduanya sempat bertukar pikiran mengenai penguatan program-program rehabilitasi yang lebih manusiawi bagi para korban penyalahgunaan zat terlarang. Hidayat Arsani menekankan bahwa pendekatan dari hati ke hati seringkali jauh lebih efektif daripada sekadar penegakan hukum yang kaku.
”Kami ingin memastikan bahwa setiap tamu yang datang membawa niat baik untuk Bangka Belitung, pulang dengan kesan yang mendalam. Kebersamaan ini adalah modal utama kita membangun daerah,” ujar Hidayat dalam kesempatan tersebut.
Komitmen untuk masa depan, kepulangan kepala BNN ke Jakarta kali ini membawa oleh-oleh berupa komitmen kerja sama yang kian solid. Langkah nyata Hidayat Arsani yang turun langsung ke lapangan, bahkan hingga ke bandara. Membuktikan bahwa kepemimpinan saat ini mengedepankan sentuhan personal dan keterbukaan.
Dengan jabat tangan erat sebelum berpisah, momen ini menjadi simbol bahwa Bangka Belitung siap bersinergi lebih jauh demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bermartabat bagi seluruh masyarakatnya.
