Penyerahan Pataka AMP Babel oleh Azwardi Azhar kepada Rizki Hambali
Jakarta – Rembuk Nasional Aliansi Muda Perantau Bangka Belitung (AMP Babel) berlangsung dengan lancar, meriah, dan sukses di Hotel Dafam Enkadeli, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan peran generasi muda Bangka Belitung yang berada di berbagai daerah di Indonesia.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi kedaerahan, di antaranya Ketua Umum IKM Babel Datuk Azwardy Azhar, Ketua Dewan Pengawas IKM Babel Datuk Rasio Ridho Sani, Anggota Dewan Pengawas IKM Babel Datuk Edy Dayanto dan Datuk Usmandie Andeska, Ketua Bidang Antar Lembaga IKM Babel Yusti, Ketua Umum IKMB dr. Yul Rizal, Ketua Isbayo Syahrial Rio, H. Rustam dari IKUBB, jajaran pengurus PIBB dan IKM Babel, anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Leviyan dan Imelda, Kepala Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Renal, serta berbagai tokoh masyarakat Bangka Belitung lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Umum IKM Babel, Datuk Azwardy Azhar, menegaskan bahwa terbentuknya AMP Babel merupakan bagian dari komitmen IKM Babel dalam menyiapkan regenerasi kepemimpinan organisasi. Menurutnya, AMP Babel menjadi wadah bagi generasi muda perantau Bangka Belitung untuk berkarya, berorganisasi, dan mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.
“Forum ini merupakan bentuk komitmen kaderisasi IKM Babel dengan menyediakan wadah bergerak bagi anak-anak muda perantau Bangka Belitung. Kami ingin memberikan ruang kepada generasi muda untuk berkolaborasi, berkontribusi, dan menjadi estafet kepemimpinan di masa depan,” ujar Datuk Azwardy Azhar.
Selain menjadi ruang silaturahmi, rembuk nasional juga membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) AMP Babel sebagai landasan organisasi dalam menjalankan program kerja ke depan.
Pada agenda pemilihan kepengurusan, peserta secara aklamasi menetapkan Rizki Hambali sebagai Ketua Umum AMP Babel periode 2026–2029. Dalam sambutan perdananya, Rizki Hambali menyampaikan bahwa kehadiran AMP Babel merupakan langkah awal untuk menyatukan potensi generasi muda perantau Bangka Belitung yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
“Hadirnya AMP Babel adalah momentum bersatunya anak-anak muda perantau Bangka Belitung. Kami ingin membangun kolaborasi yang kuat sehingga ke depan mampu menciptakan dampak positif dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Bangka Belitung,” kata Rizki Hambali.

Rembuk Nasional AMP Babel juga memperlihatkan tingginya semangat dan antusiasme generasi muda Bangka Belitung dalam menyampaikan gagasan, pandangan, serta komitmen terhadap masa depan daerah dan bangsa. Berbagai diskusi yang berlangsung menunjukkan optimisme bahwa anak muda memiliki peran strategis sebagai motor perubahan.
Semangat yang mengemuka dalam forum tersebut menegaskan bahwa generasi muda tidak boleh berada di pinggiran, melainkan harus tampil sebagai pelaku utama dalam pembangunan. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, pemuda Bangka Belitung diharapkan terus bergerak memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Melalui Rembuk Nasional ini, AMP Babel diharapkan menjadi rumah besar bagi generasi muda perantau Bangka Belitung untuk mempererat persaudaraan, memperluas jejaring, serta melahirkan berbagai gagasan dan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Mengusung semangat “Bersatu, Bersinergi, dan Berkontribusi Membangun Bangka Belitung,” AMP Babel berkomitmen menjadi wadah kolaborasi bagi generasi muda perantau untuk bersama-sama membangun Bangka Belitung yang lebih maju dan berdaya saing.
