"Keluarga Besar IKM dan AMP Babel bersama ISBA Bandung"
BANDUNG — Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai momentum pelantikan Pengurus Ikatan Pelajar Mahasiswa Bangka (ISBA) Bandung Periode 2026/2027 yang mengusung nama Kabinet Gemilang. Langkah awal kepengurusan baru ini mendapat dukungan penuh dan apresiasi hangat dari Ikatan Keluarga Masyarakat Bangka Belitung (IKM Babel) serta Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Bangka Belitung (AMP Babel).
Harapan besar disematkan kepada para pengurus yang baru saja dilantik untuk membawa pergerakan mahasiswa Bangka Belitung di Jawa Barat ke arah yang lebih progresif. IKM Babel dan AMP Babel menilai bahwa Kabinet Gemilang harus menjadi pilar utama dalam mempererat tali silaturahmi serta menjaga identitas kedaerahan di tanah perantauan melalui karya nyata dan pelestarian budaya.
Sinergi Kebudayaan dan Karya Nyata
Perwakilan IKM Babel menekankan bahwa perantauan di Tanah Pasundan bukan sekadar tempat menimba ilmu akademis, melainkan juga ruang untuk memperkenalkan kekayaan nilai, budaya, dan kearifan lokal Bangka Belitung.
Kehadiran organisasi kemahasiswaan seperti ISBA Bandung menjadi jembatan penting untuk merawat ikatan persaudaraan warga Babel di Jawa Barat.
Senada dengan hal tersebut, dukungan dan arahan strategis juga disampaikan langsung oleh jajaran tokoh Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Bangka Belitung (AMP Babel).
Ketua AMP Babel, Rizki, menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapannya agar kepengurusan baru ini menjadi wadah kolaboratif yang berdampak nyata.
“Selamat dan sukses atas dilantiknya Pengurus ISBA Bandung Periode 2026/2027 Kabinet Gemilang. Kami dari AMP Babel berharap kepengurusan baru ini tidak hanya menjadi simbol regenerasi kepemimpinan, tetapi juga menjadi motor penggerak yang progresif bagi mahasiswa Bangka Belitung di Jawa Barat. Jadikan perantauan ini sebagai ruang untuk memperkuat persaudaraan, melahirkan karya-karya solutif, serta terus melestarikan identitas kebudayaan Babel di Tanah Pasundan. AMP Babel siap bersinergi dan berjalan bersama ISBA Bandung untuk memajukan pemuda dan daerah kita tercinta,” ujar Rizki.
Menjaga Marwah dan Niat Tulus Berorganisasi
Sementara itu, IKM Babel, Tok Rizani, mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai etika dan marwah kedaerahan di tanah perantauan.
“Sebagai generasi penerus, mahasiswa dan pemuda Babel di Bandung harus senantiasa menjaga marwah, etika, dan nilai-nilai luhur kedaerahan di manapun berada. Kehadiran Kabinet Gemilang harus mampu merangkul seluruh elemen perantau Bangka Belitung agar tidak merasa sendiri di tanah orang. Ingatlah bahwa kekuatan utama kita di perantauan adalah rasa kebersamaan dan kekeluargaan. Teruslah berkarya, junjung tinggi budaya, dan jadilah teladan yang membanggakan bagi kampung halaman,” tutur Atuk Rizani.
Pesan spiritual dan moral juga disampaikan oleh Ustadz Syariful dari AMP Babel, yang mendoakan kepengurusan anyar ini agar senantiasa diberikan keberkahan dalam setiap menjalankan program kerja organisasi.
“Pelantikan ini adalah amanah besar sekaligus bentuk kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan dengan niat yang tulus. Kami mendoakan agar Pengurus ISBA Bandung Kabinet Gemilang senantiasa diberikan kemudahan, keikhlasan, dan keberkahan dalam menjalankan setiap program kerjanya. Jadikan organisasi ini sebagai wadah silaturahmi yang menyejukkan, tempat menanam kebaikan, serta benteng moral bagi adik-adik mahasiswa agar tetap berakhlak mulia, berprestasi, dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkap Ustadz Syariful.
Komitmen Kabinet Gemilang Nama Kabinet Gemilang dipillih sebagai cerminan semangat baru untuk mengukir prestasi, memperkuat solidaritas, dan menyinarkan identitas daerah di perantauan.
Melalui kepengurusan periode 2026/2027 ini, ISBA Bandung berkomitmen untuk:
Mempererat Tali Persaudaraan: Menjadikan ISBA Bandung sebagai rumah yang inklusif dan hangat bagi seluruh mahasiswa dan warga Bangka Belitung di Bandung.
Pengembangan Potensi Mahasiswa: Memfasilitasi wadah kreativitas, akademik, dan kepemimpinan guna melahirkan SDM muda yang siap bersaing.
Promosi Budaya Daerah: Memperkenalkan kebudayaan, seni, dan tradisi Bangka Belitung kepada masyarakat Tanah Pasundan sebagai bentuk akulturasi yang harmonis.
Dengan sinergi dan kolaborasi erat antara ISBA Bandung, IKM Babel, serta AMP Babel, kepengurusan periode ini diharapkan mampu membawa dampak positif yang nyata, baik bagi internal anggota maupun bagi kemajuan daerah asal di Kepulauan Bangka Belitung.
